Jelang Muskot KONI Balikpapan, Roy Nirwan Siap Mencalonkan Lagi

BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id – MusyawarahKota (Muskot) KONI Balikpapan akan digelar pada April mendatang. Muskot ini untuk memilih pemimpin baru KONI Balikpapan periode 2014-2018.
Walau akan digelar satu bulan lagi, Ketua KONI Balikpapan Roy Nirwan berniat untuk mencalonkan diri kembali. Dengan catatan bila dirinya masiih diinginkan oleh pengurus cabang olahraga (pengcab) dibawah naungan KONI Balikpapan untuk memimpin kembali. 

 

“Tentu (mencalonkan kembali) tapi bila pengcab-pengcab itu menginginkan saya kembali memimpin, sebab dari pengcab-pengcab itulah terpilihnya ketua di KONI Balikpapan,” ujar Roy kepada Tribun disela-sela even Balikpapan 10K, Minggu (23/2). 

Roy mengaku masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus dikerjakan di KONI Balikpapan. Terutamanya melahirkan atlet-atlet prestasi berasal dari Balikpapan sendiri. Cita-cita itu terus digelorakan agar Balikpapan menjadi gudangnya atlet prestasi dikancah lokal maupun nasional.

“Yang patut dbanggakan adalah melahirkan sendiri putra putri Balikpapan menjadi atlet prestasi termasuk pada Balikpapan 10K ini,” katanya. 
Menurut pereli nasional ini bahwa bila dalam sebuah pertandingan terdapat atlet lokal akan ada sebuah kebanggaan tersendiri. “Untuk itu saya menantang kepada putra putri Balikpapan untuk tahun depan berani menjadi juara di Balikpapan 10K,” katanya. 

 

Mengenai Muskot sendiri balum ada persiapan apapun. Apalagi belum ada figur-figur lain yang ingin bersaing dengan Roy Nirwan. Diprediksi kalangan olahragawan bahwa Roy Nirwan belum tergantikan. Sebab sudah membawa Balikpapan masuk tiga besar pada Pekan Olahraga Provinsi 2010. Sekaligus sebagai motor pertama penyelenggaraan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Balikpapan 2013. Dimana Porkot itu untuk menseleksi atlet Balikpapan masuk dalam tim Porprov 2014. 

Sumber : http://www.kaltim.tribunnews.com

KONI Resmikan Pembentukan KONI Kaltara

SAMARINDA,  – KONI Kalimantan Timur akhirnya membentuk KONI Kalimantan Utara.

Setelah terbentuk provinsi pemekaran dari Kaltim, Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen Purnawirawan Tono Suratman meresmikan pembentukan KONI Kaltara, di Tanjung Selor, sebagai Ibukota Kaltara, Sabtu (22/2/2014) kemarin.  

Ketua KONI Kaltim Zuhdi Yahya mengatakan, pesan Ketum KONI Pusat agar KONI Kaltim berbagi ilmunya kepada KONI Kaltara. Alasannya, selama dua kali even PON digelar (2008-2012), Provinsi Kaltim dinilai cukup diperhitungkan. 

“Beliau berpesan, agar Kaltim menularkan ilmunya kepada saudara muda (Provinsi Kaltara) sehingga bisa menjadi contoh terbaik bagi pembinaan olahraga secara nasional. PON tahun 2008, Kaltim peringkat tiga besar dan tahun 2012, Kaltim masuk lima besar,” ungkap Zuhdi, Senin (24/2/2014). Ia menambahkan, Kaltara bisa sukses seperti Kaltim di even-even nasional. 

Tidak hanya berbagi ilmu saja, Zuhdi menegaskan, ia optimistis dengan Kaltara bisa memiliki prestasi di level nasional, pada PON 2016 di Jawa Barat. Pasalnya, kata dia, sebagian atlet yang menyumbang medali di PON 2008 di Kaltim dan PON 2012 di Riau, sebagian disumbangkan dari atlet yang sekarang berdomisili di Kaltara.

“Khususnya cabang olahraga perorangan. Misalnya, cabang olahraga catur, layar, panjat tebing, taekwondo, kempo dan motor balap. Yang jelas tidak mungkin diurutan bawah atau tidak memperoleh medali emas,” kata Zuhdi.(Bud) 

Sumber : http://www.kaltim.tribunnews.com

Tak Berprestasi, Coret!

SAMARINDA. KONI Kaltim tak main-main menyiapkan atlet menuju PON XIX/2016 di Jawa Barat. Pelaksanaan Training Center (TC) Desentralisasi Mandiri, akan diawasi tim khusus bernama Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev). Tim ini berisikan 24 personel dari internal KONI, yang tugasnya mengawasi jalannya TC 43 cabang olahraga (cabor).
Menurut Wakil Ketua Tim Monev Alfons T Lung, anggota tim tersebut akan berkeliling ke seluruh tempat latihan cabor untuk melihat perkembangan latihan atlet. Masing-masing anggota bertugas memonitor dua cabor.
“Kita sudah koordinasi dengan masing-masing cabor. Program kita bulan ini sudah start,” ungkap Alfons.
Menurut pria yang juga ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kaltim ini, tak hanya memonitoring latihan namun juga akan melihat langsung kejuaraan yang diikuti atlet yang sifatnya wajib seperti kejuaraan nasional (kejurnas).
Namun item lain yang juga menjadi parameter tim Monev untuk evaluasi adalah hasil tes kesehatan dan tes fisik. Untuk tes fisik, lanjut Alfons, ada yang dilaksanakan KONI dan cabor. “Kalau hasil kejurnas jeblok, lewat. Atlet yang bersangkutan terpaksa kita coret,” ungkapnya.
Meski demikian, KONI juga menerapkan sistem promosi dan degradasi (promdeg). Atlet yang tidak memenuhi ekspektasi sudah jelas pasti dicoret. Sementara atlet lapis kedua yang mampu menunjukkan prestasi dan hasil tesnya bagus, akan dipromosikan masuk TC Desentralisasi Mandiri.
“Kita akan beri kesempatan kalau ada atlet lapis kedua yang prestasinya bagus. Namun tentunya evaluasi terus berjalan hingga menjelang PON nanti,” pungkasnya.
Hardy Purnama, salah seorang anggota tim Monev menambahkan, tim terlebih dulu melakukan rapat untuk membahas teknis monitoring. Menurutnya, monitoring tidak bisa dilakukan asal-asal, tetapi harus ada data yang diambil. “Kita tidak bisa datang, lihat terus pulang. Harus dicocokkan antara data yang kita pegang dengan fakta di lapangan,” tegasnya.
Salah satunya, lanjut dia, tim Monev akan mengecek jadwal latihan. Jadwal yang diberikan ke KONI, harus sesuai dengan pelaksanaan di lapangan.
(nin)

Sumber : http://www.sapos.co.id

Kali Ini Yakin Emas

SAMARINDA. Tenis meja Kaltim menargetkan medali emas dalam kejurnas di Bali, 21-23 Maret mendatang. Kaltim akan mengikuti empat nomor, tunggal, ganda, beregu dan kadet. Pengprov Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kaltim memiliki beberapa atlet andalan untuk meraih medali emas.
Salah satunya Habibi, yang dua tahun lalu saat kejurnas di Malang berhasil meraih perak di tunggal putra. “Tahun ini kita berharap dia mendapatkan emas di nomor yang sama,” ucap Deddy Da Costa, pelatih tenis meja Kaltim kepada Sapos.
Deddy menambahkan, sebenarnya Kaltim memiliki dua atlet andalan lainnya yakni Syafril Setiawan dan Andika. Namun Deddy kecewa karena keduanya tak bisa turun. “Saya sangat kecewa,” ujar Deddy.
Kejurnas ini sebelumnya sempat akan dilaksanakan Surabaya. Namun tertunda akibat musibah Gunung Kelud yang meletus beberapa waktu lalu. Namun saat raparnas PTMSI, diputuskan kejurnas dipindah ke Bali.
Kemarin petenis meja Kaltim di bawah naungan Deddy berlatih untuk persiapan kejurnas di Komplek Stadion Madya Sempaja. Ada enam atlet yang akan diturunkan dalam Kejurnas kali ini. (rm-3/nin)

Sumber : http://www.sapos.co.id

“Fast Food” Perburuk Kesehatan Mulut

Fast food terbukti memiliki banyak efek negative, salah satunya memperburuk kesehatan mulut. Bahaya ini karena banyaknya kandungan gula, terutama dari minuman bersoda.

Oleh karena itu, panduan gizi di Inggris sudah menyarankan pengurangan konsumsi gula untuk mencegah penyakit kardiovaskular.  Selain gula, faktor yang turut menyumbang penyakit kardiovaskular adalah tingginya konsumsi lemak dan garam. Kedua kandungan tersebut berbahaya buat kesehatan mulut dan meningkatkan risiko penyakit jantung. 

Penyumbang gula terbesar adalah minuman soda. Masyarakat harus didorong mengurangi minuman bersoda dan meningkatkan kebersihan mulut. Mengurangi konsumsi gula dan mengelola kesehatan gigi sejak awal dapat membantu mencegah masalah jantung kelak.

Dalam jurnal medis Royal Society of Medicine, menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebih menyebabkan penyakit periodontal. Penyakit ini menghancurkan tulang pendukung di sekitar gigi dan gusi. Infeksi kronis ini memicu aterosklerosis, alias pengerasan arteri. Penyakit ini bisa mengancam kesehatan jantung. 

Selain mengurangi konsumsi fast food yang banyak mengandung gula, pastikan lakukan perawatan gigi secara rutin. Salah satunya adalah menggosok gigi dengan HDI Polifrez. Produk ini sangat baik untuk menekan pertumbuhan bakteri berbahaya dalam mulut yang menyebabkan kerusakan gigi.

HDI Polifrez yang bisa didapatkan melalui 0812 5815 7788

Sumber : http://www.ivanhoesada.com

Madu, Sumber Diet Nikmat

Tidak semua makanan manis harus dihindari saat menjalani diet. Konsumsi madu malah dianjurkan karena membantu mengikis lemak hingga 1,4kg seminggu. Diet cara ini disebut: The Honey Diet.

Madu bekerja memperbaiki metabolisme serta membakar lemak saat tubuh terlelap di malam hari. Hasil riset membuktikan madu asli berkhasiat menurunkan berat badan.  Cukup konsumsi satu sendok makan madu yang dicampur air, setiap hari sebelum tidur malam. Manfaatnya: mengurangi keinginan ngemil malam hari.

Makanan yang rendah lemak terkadang juga memiliki gula atau tepung. Ini akan meningkatkan gula darah sepanjang hari. Tubuh dengan kadar gula tinggi akan melepaskan hormon insulin, hingga disimpan sebagai lemak.

Sebagaimana diketahui, kegagalan diet kerap disebankan oleh ‘hungry brain’ atau kelaparan yang dipengaruhi otak. Setiap sel otak dikelilingi oleh sepuluh atau lebih ‘feeder cells’ yang mengontrol jumlah gula darah dalam otak. Sel ini berfungsi memastikan kecukupan kadar gula.

Berbeda dengan konsumsi gula biasa, gula alami seperti madu bukan hanya menurunkan berat badan. Minum madu setiap malam juga bisa mengurangi stres dan membuat tidur lebih nyenyak.

Saran : Madu asli yang disarankan adalah HDI Clover Honey yang bisa didapatkan melalui 0812 5815 7788

Sumber : http://www.ivanhoesada.com

Asma dan Makanan Kaya Serat

Seberapa penting sayur dan buah bagi tubuh? Mungkin penelitian terbaru ini bisa makin meyakinkan Anda bahwa memilih makanan sangat penting bagi kesehatan. Penelitian terbaru menemukan bahwa makan banyak sayur dan buah dapat memproteksi tubuh dari serangan asma.

Ilmuwan melakukan penelitian dengan menggunakan tikus. Grup pertama diberi menu makan yang kaya serat sedangkan grup kedua hanya diberi sedikit menu sehat. Ketika terpapar kutu debu rumahan, tikus pada grup pertama mengalami lebih sedikit peradangan paru-paru dibanding tikus grup kedua. Seperti yang telah diketahui, kutu alias tungau debu merupakan hewan renik yang dapat memicu asma dan alergi lainnya.

Para peneliti mengatakan, penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal medis Nature Medicine tersebut juga berlaku pada manusia. Mereka menggarisbawahi bahwa apa yang dikonsumsi manusia berpengaruh pada perkembangan sel imun tubuh dan berpengaruh pada perlindungan terhadap penyakit di luar usus.

Selain mengonsumsi makanan kaya serat dan kaya nutrisi, konsumsi juga HDI Aller Bee-GoneProduk ini adalah suplemen kesehatan untuk membantu mengatasi masalah alergi sehingga sangat dianjurkan bagi mereka yang memiliki masalah alergi, termasuk asma dan sinusitis.

Untuk mendapatkan HDI Aller Bee Gone, hubungi 0812 5815 7788

Sumber : http://www.ivanhoesada.com

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.298 pengikut lainnya.