Balikpapan Incar Juara Umum

Pagi Ini, Kejuaraan Bulu Tangkis Wali Kota Open 2015

 

BALIKPAPAN – Setelah sukses menjadi juara umum pada kejuaraan bulu tangkis terbuka bertajuk Badak LNG Open VI, baru-baru ini, Pengurus Kota Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengkot PBSI) Balikpapan kembali mengincar keberhasilan serupa dalam kejuaraan bertitel Wali Kota Balikpapan Open 2015 yang digelar di GOR Hevindo, Senin (9/3) pagi ini mulai pukul 08.00 Wita.
Sebab, dalam kejuaraan ini Balikpapan kembali diperkuat empat atlet peraih emas di Badak LNG Open VI. Ke-4 pebulu tangkis Kota Beriman adalah Priscilla Elsadae (nomor anak-anak putri), Karina Ria Hardiyanti (tunggal remaja putri), Bryan Sidney (tunggal remaja putra), dan Haikal dan Yudha (ganda remaja putra).
“Selain mereka berempat, kami juga telah menyiapkan 30 atlet lain untuk memuluskan target juara umum ini. Semoga saja mereka semua bisa tampil maksimal,” ujar Hendi Alvian, ketua Pengkot PBSI Balikpapan, Minggu (8/3) kemarin.
Namun, Hendi menegaskan, seluruh pemain tetap konsentrasi dan mewaspadai peserta dari daerah lain, seperti Kalsel, Samarinda, juga Surabaya. Sebab, atlet yang ambil bagian dinilai memiliki prestasi gemilang di kancah nasional.
“Tetapi peluang juara umum masih tetap terbuka lebar. Soalnya, kami menurunkan atlet lebih banyak daripada mereka dan pemain lapis kedua kami memiliki kemampuan relatif merata,” terang Hendi.
Sementara itu kejuaraan ini akan mempertandingkan sembilan nomor, yakni  beregu non-prestasi, ganda, dan perorangan untuk ibu-ibu Balikpapan, open usia dini (di bawah 10 tahun), anak-anak 11-12 tahun, pemula 13 tahun, remaja 15-16 tahun, taruna 17-19 tahun, dewasa 20 tahun ke atas, serta veteran putra +45 tahun. (*/npc/is/k9)

 

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/135416-balikpapan-incar-juara-umum.html

Kaltim Dipercaya

Persiapan Jangka Panjang Bola Tangan Timnas ke Asian Games 2018
BALIKPAPAN – Menghadapi pesta olahraga multievent tertinggi Asia, Asian Games XVIII/2018, Kaltim berhasil mendapat kesempatan menjadi tuan rumah dalam persiapan jangka panjang salah satu cabang olahraga. Adalah bola tangan yang mendapat kesempatan tersebut.
Kabar tersebut disampaikan Ketua Pengurus Provinsi Asosiasi Bola Tangan Indonesia (Pengprov ABTI) Kaltim, Suryadi Gunawan di sela-sela Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Tangan 2015 Kaltim yang berakhir di Gelora Patra (indoor) dan Mes Pantai Melawai (outdoor), Balikpapan, Minggu (1/3) kemarin.
Alhamdulillah, meski bola tangan terbilang cabor baru, kita sudah bisa mengambil kepercayaan tersebut. Ini jadi kesempatan bagus untuk lebih mengenalkan Kaltim sebagai salah satu poros kekuatan olahraga Indonesia,” ujar Suryadi Gunawan.
Ya, sebelum ini, Kaltim memang terkenal karena loyal dalam menyalurkan atlet berpotensi. Sebelum ini, ada gulat dan angkat besi. Suryadi menuturkan, kepastian tersebut diperolehnya setelah pemberitahuan resmi dari Pengurus Besar (PB) ABTI. “PB ABTI menilai Kaltim termasuk pro dalam menyediakan atlet berbakat. Artinya, pembinaan kita dianggap baik,” jelasnya.Seperti diketahui, menghadapi gelaran Asian Woman Handball Championship, Kaltim sukses mengirimkan tiga srikandinya untuk masuk dalam skuad utama Indonesia.

Selain itu, sebelum ini Kaltim juga berhasil menyabet peluang sebagai tuan rumah dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Tangan sekaligus Pra-PON yang sedianya digelar menjelang akhir 2015. “Semoga prestasi dan pencapaian ini bisa menjadi perhatian bagi pemerintah agar para atlet juga mendapat dukungan penuh dalam berprestasi,” pungkasnya. (*/ndy/is/ k18)
Sumber :

Atlet Angkat Besi Balikpapan Sebulan Tak Latihan

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Kejelasan mengenai tempat latihan atlet Angkat Besi Balikpapan kembali menggantung. Setelah sebelumnya mendapat bantuan dari Wakil Walikota Balikpapan Heru Bambang untuk menempati gedung MP1 yang berada di kompleks BSCC DOME, ternyata sampai saat ini para atlet angkat besi hanya berlatih di gym Dynasti milik Bonny Setiaji.

Berdasarkan penuturan Romli selaku asisten pelatih angkat besi Balikpapan, atlet sudah sebulan ini tak pernah berlatih angkat besi. Atlet-atlet Balikpapan hanya berlatih di gym Dynasti. Menurut Romli, latihan di gym tidak sama standarnya dengan berlatih di tempat latihan mereka sebelumnya.

Hal ini dikarenakan instrumen yang ada di gym hanya diperuntukan untuk membentuk otot dan menjaga kebugaran. Hal ini tentunya tidak bisa meningkatkan kemampuan para atlet untuk mempersiapkan diri mengikuti turnamen angkat besi. “Ya standarnya berbeda, klo di gym itu cuma untuk jaga kebugaran saja. Yang jelas sudah sebulan ini atlet tidak bisa latihan snatch, maupun clean n jerk,” ujar Romli.

Lisa Setiawati yang beberapa waktu lalu sempat mengucapkan rasa syukur karena akhirnya sudah memiliki tempat latihan yang baru, kali ini merasa binggung. Selain Lisa, Angga Romansyah, I Komang Agus Wirawan, serta Nur Rohmansyah yang merupakan atlet angkat besi Balikpapan mengaku kebingungan.

Para talenta muda ini mengaku sampai saat ini mereka hanya melakukan latihan di tempat fitnes yang tentunya tidak mencukupi standar kebutuhan latihan untuk atlet angkat besi. Selain binggung, Romli dan para atlet mengharapkan pemerintah tidak mempersulit dan memperpanjang proses peminjaman tempat ini.

Terpisah, Doddy Achadiyat selaku Ketua Pengcab PABSSI Balikpapan yang dihubungi Tribun Senin (23/2) menyampaikan, surat sudah sampai di Sekertaris Kota Balikpapan (Sekkot) namun belum ada tanggapan. Doddy juga menyampaikan melalui pesan singkat, bahwa rencananya pada Selasa (24/2) kemarin ia berencana untuk mendatangi Sekkot untuk mengecek perkembangan surat tersebut.

Terpisah, pelatih angkat besi Balikpapan, Lukman meminta kepada Pemkot Balikpapan untuk lebih serius membantu atlet-atlet angkat besi agar secepatnya mendapat tempat latihan. Bila tidak, maka akan sulit menuntut prestasi kepada lifter-lifter Balikpapan dan juga Kaltim tersebut.(tribunkaltim)

 Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2015/02/25/atlet-angkat-besi-balikpapan-sebulan-tak-latihan

KONI Kaltim Akan Datangkan Pelatih Luar Negeri

KONI Kaltim Akan Datangkan Pelatih Luar Negeri

Tribun Kaltim/M Wikan
Sabrina Ayunda Kusumah.

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDAKomite Olahraga Nasional (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim) berencana mendatangkan pelatih luar negeri dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (2015) XIX di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2016 nanti.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Umum KONI Kaltim, Afiat Mirsyam Rasyid, saat acara Syukuran Prestasi Atlet SKOI Kaltim Pada Ajang Porprov V Kaltim 2014 di GOR Sempaja, Kamis (27/11/2014) siang. (Baca juga: Balikpapan Tetap Kirim Atletnya Untuk PON Kaltim).

Polesan dari pelatih luar negri itu, lanjut Afiat, diharapkan dapat meningkatkan prestasi olahraga Kalimantan Timur dikancah Nasional. Bahkan syukur-syukur mampu meraih gelar juara umum pada ajang olahraga empat tahunan tersebut.(Baca juga: Persani Kaltim Minta Alat Bekas PON Dihibahkan).

Saat PON XVII yang digelar di Riau pada tahun 2012, kontingen Kaltim hanya mampu  meraih peringkat kelima dengan perolehan 44 mendali emas, 45 perak, dan 50 perunggu

Raihan itu masih kalah jauh dibanding kontingen  DKI Jakarta yang menjadi juara umum dengan perolehan 100 emas, 101 perak, dan 112 perunggu.

Afiat menambahkan, pembahasan mendatangkan pelatih dari luar negeri saat ini masih terus digodok untuk menentukan cabang olahraga (cabor) apa saja yang dirasa perlu mendapatkan polesan dari mereka

“Yang jelas cabang olahraga yang nantinya ditangani pelatih internasional haruslah yang berperluang meraih medali emas di PON,” tambahnya. (*)

Sumber : http://kaltim.tribunnews.com/2014/11/27/koni-kaltim-akan-datangkan-pelatih-luar-negeri

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.788 pengikut lainnya.