Tiga Atlet Silat Kaltim Lolos

Siap Bela Indonesia di SEA Games Laos Akhir 2009

KALTIM POST – Prestasi pencak silat Kaltim terus menanjak. Ini dibuktikan dengan lolosnya tiga atlet dari Benua Etam untuk membela Indonesia pada SEA Games XXV di Laos akhir tahun ini.

Ketua Bidang Organisasi Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) Kaltim HM Faisal kepada harian ini kemarin menjelaskan, pada seleksi pembentukan tim pencak silat Indonesia menuju SEA Games yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta 1-5 Juli lalu, pesilat Kaltim berhasil keluar sebagai yang terbaik. “Ini prestasi yang sangat membanggakan. Tiga atlet pencak silat Kaltim berhasil menembus persaingan untuk tampil pada even tingkat Asia Tenggara,” kata Faisal didampingi pelatih silat Kaltim Surya Ganda.

Ketiga atlet yang dimaksudkan Faisal tersebut masing-masing adalah Agus Triyono dari kelas C putra, M Shodiq kelas D putra dan Annisa Mayasari kelas F putri. “Agus dan Shodiq jadi juara pertama, sedangkan Annisa juara kedua,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, Triyono, Shodiq dan Annisa merupakan peraih medali emas saat PON XVII tahun 2008 lalu berlangsung di Kaltim. “Secara teknis pesilat Kaltim masih bisa bersaing dengan pesilat dari daerah lain di Indonesia. Tapi kita tidak bisa lengah, karena secara teknis silat terus berkembang jadi untuk bisa menciptakan lagi juara-juara dari Kaltim kita juga terus belajar dan mengamati,” imbuhnya.

Pada kesempatan kemarin, Faisal menyampaikan ucapan selama dari Ketua Umum IPSI Kaltim M Yahmi. “Pak Yahmin merasa bangga atas prestasi atlet pencak silat Kaltim ini. Beliau berpesan agar atlet Kaltim terus berjuang dan berharap bisa mempersembahkan medali emas SEA Games untuk Indonesia. Kalau bisa berprestasi di SEA Games, selain nama Indonesia nama Kaltim juga terangkat,” sebut Faisal. (alv)

IPSI Kaltim Dipimpin Yahmin

KALTIM POST – Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim akhirnya dipimpin ketua baru. Pada agenda Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) IPSI Kaltim yang berlangsung kemarin (14/6) di ruang rapat KONI Kaltim, peserta Musorprov akhirnya memilih M Yahmin sebagai ketua. Pada acara pemilihan yang berlangsung sore, Yahmin unggul 15 lawan 3 atas Rusman Yaqub, yang menjadi saingannya.

Sebelum pemilihan berlangsung, kedua calon sempat menyampaikan visi dan misinya tentang perkembangan olahraga silat ke depan.

“Saya akan memberikan setiap pengkot dan pengkab IPSI di daerah matras untuk latihan. Kalau dalam 3 bulan janji saya tak dipenuhi, saya siap mundur sebagai ketua,” kata Yahmin.

Acara Musorprov IPSI sendiri dibuka   Harbainsyah Hanafiah, selaku Ketua Umum KONI Kaltim. Dalam sambutannya, Harbiansyah berpesan agar cabor silat bisa lebih berprestasi lagi.

“Kita sudah sukses merebut 3 medali emas di PON XVII/2008. Jelas kami dari KONI Kaltim berharap prestasi tersebut bisa diulang, bahkan bisa lebih tinggi lagi,” kata Harbiansyah.

Sementara itu Drs H Achmad Amins MM, selaku ketua lama secara terpisah mengatakan, sebenarnya Musorprov IPSI ini dilangsungkan 2008 lalu. Namun karena  ada pelaksanaan PON, maka IPSI Kaltim meminta kepada PB IPSI untuk memperpanjang masa kepengurusan.

“Terus terang sudah banyak yang diberikan silat selama kepimpinan saya selama dua periode. Tapi saya juga merasa masih banyak yang harus dilakukan pengurus baru,” ujarnya lagi.

Amins juga berpesan, ketua terpilih bisa mencari pengurus yang bisa membantunya dengan sepenuh hati.

“Kalau kepengurusan solid, saya rasa apa yang diinginkan dari silat pada pelaksanaan PON 2012 mendatang bisa dicapai. Kunci dari bagus tidaknya organisasi terletak pada pengurus yang berada di dalamnya,” pungkas Amins. (alv)

Persaingan Diprediksi Ketat

Bursa Calon Ketua Umum IPSI Kaltim

SAMARINDA POS - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim, akan dilaksanakan pagi ini di ruang rapat utama KONI Kaltim Jl Kesuma Bangsa.Sebelumnya dikabarkan, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI, seorang calon ketua diharuskan salah seorang fungsionaris silat. Dalam AD/ART juga disebutkan kalau calon ketua adalah orang yang memang pernah menjabat sebagai pengurus, atau pernah tergabung dalam sebuah perguruan.

Tetapi seperti ditegaskan Sekretaris II IPSI Kaltim sekaligus Ketua Panitia Musorprov Antung Leni SHut, aturan tersebut hanya ada dalam tata tertib (tatib) dan tak tercantum dalam AD/ART. “Itu hanya ada dalam tatib, dan tatib itu juga hanya ada di forum atau saat musorprov dilaksanakan,” ungkap Leni, sapaan akrabnya.

Karena itu, calon yang bukan berasal dari keluarga besar silat tetap bisa menjadi calon ketua umum IPSI Kaltim. Kata Leni, calon yang memiliki loyalitas dipersilakan maju. “Tetapi tetap yang diutamakan orang silat,” tambahnya.

Jika demikian, persaingan menjadi calon ketua umum akan bertambah ketat. Sebab, saat ini sudah ada beberapa nama yang diusung menjadi calon ketua seperti Darlis Patalongi, Rusman Yaqub, Drs H Ego Arifin, Ketua Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) Yahmin dan belakangan muncul nama HM Faisal SSos MSi, ketua pengkot IPSI Samarinda.

Jika “orang dalam” silat yang diutamakan, artinya hanya Darlis, Ego Arifin, Yahmin dan Faisal berpeluang menjadi ketua umum menggantikan Drs H Achmad Amins. Sebab keempatnya merupakan keluarga besar silat. Darlis pembina di perguruan Tapak Suci, sementara Ego Arifin saat ini menjabat wakil ketua IPSI Kaltim. “Tetapi sebenarnya silat itu tidak eksklusif, tidak menutup diri,” ungkap Herman A Salam, salah seorang fungsionaris di IPSI Kaltim.

Sementara itu, agenda Musorprov hari ini akan diawali dengan jalan santai yang dimulai pukul 06.30 Wita. Musorprov akan dibuka Ketua Umum KONI Kaltim H Harbiansyah Hanafiah. (nin)

Arus Bawah Ajukan Nama Ego

SAMARINDA POST - Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim, yang berlangsung Minggu (14/6) besok di ruang rapat KONI Kaltim, dipastikan berlangsung ketat, khususnya persaingan untuk menjadi ketua umum menggantikan Drs H Achmad Amins MM. Setelah dua nama diusung menjadi ketua, yaitu Darlis Patolongi dan Rusman Yaqub, kali ini satu nama lagi mencuat justru menjelang pelaksanaan.Drs H Ego Arifin Msi, yang juga Ketua II IPSI Kaltim saat ini diusung maju lewat suara atlet dan wasit. Beberapa atlet dan wasit yang namanya enggan dikorankan kepada Sapos mengatakan, Ego Arifin dinilai pantas memimpin IPSI Kaltim 4 tahun ke depan.

“Bukannya kami meliha sosok yang sudah disebutkan namanya terdahulu tak pantas maju, tetapi kami punya hak untuk mengusulkan nama Ego Arifin untuk bersaing di pemilihan nanti,” kata salah seorang wasit.

Dikatakannya lagi, kapasitas Ego Arifin dinilai mampu memimpin IPSI karena selama ini Ego memang besar di olahraga silat.

Hal senada diungkapkan salah seorang atlet senior Kaltim, yang namanya juga minta disimpan. Menurut atlet peraih medali emas PON XVII/2008 lalu, sosok Ego Arifin sudah sangat familiar di Benua Etam dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik selama dua periode kepengurusan Achmad Amins.

“Jadi saya pikir Pak Ego sudah tahu seluk beluk IPSI Kaltim dan bisa melanjutkan program dari pengurus terdahulu,” ujarnya.

Sementara itu Ego Arifin sendiri saat dikonfirmasi secara terpisah mengatakan kalau ia sebenarnya tak ingin maju untuk bersaing. Namun kalau keinginan dari arus bawah memintanya maju, maka ia siap bersaing.

“Saya siap kalau memang banyak pihak meminta,” katanya singkat.

Dari keterangan diperoleh harian ini, sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI, seorang calon ketua memang diharuskan salah seorang fungsionaris silat. Dalam AD/ART juga disebutkan kalau calon ketua adalah orang yang memang pernah menjabat sebagai pengurus, atau pernah berada di pucuk pimpinan dalam sebuah perguruan. (upi)

750 Pesilat Ikuti Jalan Santai

KALTIM POST – Untuk memupuk persaudaraan sekaligus memeriahkan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim yang berlangsung hari ini, Pengurus Kota (Pengkot) IPSI Samarinda menggelar jalan santai yang diikuti pesilat-pesilat di Kota Tepian.

Ketua Pengkot IPSI Samarinda HM Faisal kepada harian ini kemarin menjelaskan, jalan santai yang digelar Minggu (14/6) pagi mulai pukul 07.00 Wita tersebut untuk mendukung berlangsungnya Musprov IPSI Kaltim. “Kami mengundang 17 perguruan pencak silat yang aktif di Samarinda untuk mengikuti kegiatan ini. Gratis dan banyak hadiah yang kami sediakan,” kata Faisal.

Ada 750 pesilat, menurut Faisal, siap mengikuti jalan santai pagi ini. Di antaranya dari Perguruan Setia Hati Terate (PSHT), Cempata Putih, Tapak Suci, Perisai Diri, Limpas Muda, Perisa Asad dan perguruan silat lainnya. “Mereka siap turun ke jalan,” tegas Faisal.

Start acara besok pagi di Jl Kesuma Bangsa, tepatnya di halaman kantor KONI Kaltim. Hadiah yang disiapkan IPSI Samarinda antara lain kulkas, televisi, DVD, kompor gas, setrika, dan voucher menginap di hotel. Hadiah tersebut menurut Faisal masih akan ditambah. “Pak Amins (H Achmad Amins, ketua Umum IPSI Kaltim, Red.) yang akan membuka jalan santai ini,” imbuhnya.

Ia berharap, acara jalan santai berjalan sukses, begitu pula pelaksanaan Musprov IPSI Kaltim. “Kalau semua berjalan lancar, tentu kita semua yang senang.,” harapnya.

Sementara mengenai Musprov sendiri, informasi yang diperoleh harian ini, beberapa nama kandidat ketua umum terus bermunculan. Setelah Darlis Pattalongi dan Rusman Yaqub, Ketua Harian IPSI Kaltim H Ego Arifin juga mendapat dukungan untuk maju dalam bursa pencalonan menggantikan posisi Amins. (alv)

Darlis: Insya Allah Saya Siap

SAMARINDA POS – Dikonfirmasi Sapos, Sekretaris Komisi III DPRD Kaltim, M Darlis Patalongi yang namanya disebut-sebut bakal diajukan sebagai Ketua Pengprov Ikatan pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltim di Musorprov IPSI mengatakan, kalau memang diminta, dirinya siap menjalankan amanah tersebut.”Kalau memang diminta untuk maju dan menjadi ketua IPSI, Insya Allah saya siap,” ujar Darlis.

Diakuinya bahwa dirinya tidak asing dengan olahraga pencak silat, karena dirinya juga pernah aktif mengikuti salah satu olahraga beladiri tersebut.”Saya memang pernah aktif mengikuti pencak silat, jadi kalau diminta maju menjadi ketua, saya cukup menjiwai,” sebutnya.

Disinggung soal kemajuan pencak silat Kaltim, Darlis mengatakan pencak silat bisa dibilang merupakan salah satu olahraga bela diri budaya, sehingga seharusnya dunia pencak silat di Indonesia bisa lebih maju dibandingkan dengan negara lain.”Itukan (pencak silat,Red) bisa dibilang pusatnya di Indonesia, sehingga saya rasa prestasi pencak silat di Indonesia, khususnya Kaltim bisa lebih maju dibanding daerah lain,” ungkapnya.

Ditanya apakah sudah mendengar bahwa dirinya bakal didorong untuk maju menjadi Ketua Pengprov IPSI, Darlis mengatakan bahwa memang dirinya sudah mendengarkan hal tersebut.”Hanya saja tapi baru sebatas permintaan lisan saja, belum ada tindakan lebih lanjut. Ada beberapa orang yang sudah mengatakan hal itu kepada saya, mereka meminta agar saya maju di pemilihan ketua nanti. Tapi intinya Insya Allah saya siap,” pungkasnya.(agi)

Darlis Kandidat Ketua IPSI Kaltim

KALTIM POST – Setelah sebelumnya hanya nama Ego Arifin yang digadang jadi pengganti H Achmad Amins memimpin Pengprov IPSI Kaltim, kali ini datang lagi nama calon lain yang terbuka peluangnya untuk tampil, yaitu H Darlis Pattalongi. Dimundurkannya pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi Ikatan pencak Silat Indonesia (Musorprov IPSI) Kaltim membuat nama Darlis mencuat.

Harry Murti, Ketua I IPSI Kaltim saat dikonfirmasi harian ini mengatakan nama Darlis Patolongi, anggota DPRD Kaltim diusung sebagai salah satu calon. “Saya mengusung Pak Darlis sebagai bakal calon dengan beberapa pertimbangan, salah satunya saya melihat Pak Darlis mampu dan yang paling penting beliau juga mau,” jelas Harry.

Dikatakannya lagi, Darlis selama ini juga menjadi salah satu anggota DPRD yang peduli pada perkembangan olahraga. “Saya tak usah sebutkan bagaimana bentuk perhatian beliau di dunia olahraga, tapi banyak orang mengenalnya sebagai sosok yang peduli dan bisa mengayomi orang banyak,” katanya.

Memimpin pengprov seperti silat lanjutnya menjadi hal terpenting. Pasalnya di cabor silat banyak sekali perguruan di bawahnya yang harus disatukan. Hal itulah yang dilakukan Achmad Amins selama dua periode memipin IPSI Kaltim.

Disinggung mengenai masa depan silat Kaltim dalam empat tahun kedepan di bawah komando ketua baru, Harry menuturkan kalau beban sudah pasti ada. Raihan 3 emas Kaltim di PON XVII/2008 lalu, jelas harus dipertahankan saat PON dilaksanakan di Riau.

“Makanya ketua baru nanti haruslah bisa mengatasi keadaan dan beban. Kaltim jelas dipatok target medali kembali di PON nanti, karena apa yang diraih saat menjadi tuan rumah menjadi patokannya,” sebutnya. (alv)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.298 pengikut lainnya.