Mariyam Gantikan Udin Hianggio

RADAR TARAKAN. Lewat proses demokrasi berupa pemilihan umum langsung, Dra Mariyam Msi akhirnya dipercaya menggantikan H. Udin Hianggio memimpin induk organisasi bola voli di kota ini periode 2009-2013 pada musyawarah cabang (muscab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Tarakan, kemarin (16/5) di Swissbell Hotel.

Kepala Instansi Pemberdayaan Wanita, Pemberdayaan Masyarakat, Pemkot kota Tarakan itu melenggang mulus menuju kursi ketua umum setelah mendapat dukungan 53 persen atau 27 suara, dari total 46 suara. Sementara mantan Ketua Harian PBVSI Suherliana periode 2005-2009 yang menjadi satu-satunya pesaing Mariyam, hanya meraih 19 suara.

Keberhasilan itu dianggap suatu surprise besar bagi pembina klub putri Imbaya tersebut. “Alhamdulillah, saya tidak menyangka kalau dukungan sampai sebanyak itu, bisa lebih 50 plus 1. Awalnya saya hanya memperkirakan 20 persen saja,” ujar Mariyam usai muscab.

Program yang diusung Mariyam dalam penyampaian visi dan misi, menjadi senjata ampuh untuk menarik suara peserta muscab. Padahal, forum awalnya lebih menjagokan Suherliana yang dinilai berpengalaman dalam mengurus organisasi PBVSI. Ia juga didukung suara dari perwakilan Pengprov PBVSI Kaltim maupun pengurus PBVSI Tarakan demisioner.

Mariyam dalam penyampaian visi dan misi, sempat menjanjikan insentif kepada pengurus PBVSI ke depan, berdasarkan tuntutan AD/ART yang diketahuinya. Ia juga akan mengupayakan peningkatan anggaran PBVSI serta penyediaan sarana dan prasarana seperti gedung indoor yang berfungsi sebagai tempat latihan sekaligus menggelar kejuaraan. Sementara Suherliana hanya bertumpu pada pengalamannya mengurus organisasi PBVSI periode sebelumnya.

“Insya Allah saya akan penuhi janji-janji itu, termasuk memberikan instentif kepada pengurus, karena itu sesuai tuntutan AD/ART yang saya baca,” imbuh Mariyam. “Sebagai olahragawan, saya sportif menerima hasil muscab ini dan saya mendukung sepenuhnya kepengurusan baru,” sambung Suherliana yang legawo menerima hasil muscab.

Pemilihan ketua umum hanya menghadirkan dua kandidat. Muhammad Syukur yang sebelumnya menyatakan ikut bersaing, tidak hadir dalam muscab kemarin. Forum awalnya menyepakati tiga kandidat setelah H. Jamaluddin yang juga mantan ketua bidang pembinaan dan prestasi di periode lalu, ikut dicalonkan. Namun, pria yang juga menjabat Bendahara KONI itu menyatakan mundur dari pencalonannya karena lebih memilih tanggung jawab di KONI.

Mariyam siap merampungkan struktur kepengurusannya sebelum batas waktu ditentukan, dua minggu. Terkait siapa saja yang akan diajaknya dalam kabinet PBVSI Tarakan empat tahun ke depan, ia belum bisa memastikan satu per satu personelnya. Namun Mariyam tidak menepis kemungkinan menggandeng sejumlah pengurus lama untuk membantu tugasnya. “Saya tetap akan mengakomodir pengurus lama, tinggal penempatannya saja. Mungkin saya akan rolling ke bidang lain disesuiakan kemampuannya,” tandasnya. (raj)

Perlu Pembenahan Organisasi

RADAR TARAKAN. MUSCAB mengamanahkan kepada pengurus PBVSI Tarakan periode 2009-2013, lebih meningkatkan prestasi yang dicapai pengurus sebelumnya. Itu berdasarkan hasil evaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya yang dinilai forum, masih terdapat kekurangan terutama dari segi pengelolaan organisasi.

Sempat berjalan alotnya muscab yang juga dihadiri mantan ketua umum H. Udin Hianggio serta wakil Ketua Umum I KONI Bidang Organisasi HM. Yusuf Lamansyah dan Wakil Ketua Umum IV, M. Badrani SE, dikarenakan forum mempertanyakan kebijakan pengurus demisioner yang dianggap belum tepat dalam hal organisasi.

“Kalau dari segi kegiatan, saya lihat sudah cukup baik. Cuma dari segi organisasi, saya lihat kepengurusannya tidak sesuai lagi dengan koridor yang ada. Misalnya, kepengurusan yang ada kemarin kurang lebih 25 orang, tapi terlihat aktif hanya beberapa orang saja,” papar Fery Sumajau, perwakilan peserta muscab. “Seharusnya pengurus juga menggelar pertemuan rutin, entah per semester atau setahun sekali untuk mengevaluasi sekaligus mendengar keluhan klub-klub,” tambahnya. Kekurangan yang masih tampak itu diharapkan Fery, dapat dilakukan pengurus PBVSI Tarakan ke depan.

Menanggapi hal itu, sekretaris PBVSI Tarakan demisioner Sujanarso, menganggap kekurangan yang tampak pada kepengurusan sebelumnya adalah hal wajar sebagai manusia biasa. Namun apa yang dilakukan pihaknya semata-mata untuk memajukan perbola volian Tarakan. “Kami tidak mau saling menyalahkan. Apa yang kami lakukan selama ini hanya berupaya bagaimana program kerja bisa berjalan,” imbuhnya.

Pengurus sebelumnya lanjut Sujanarso, telah maksimal melakukan pembinaan bola voli Tarakan. Hadirnya berbagai turnamen ditambah prestasi tim junior Tarakan dalam mengikuti kejuaraan di luar daerah baik tingkat Kaltim maupun nasional dengan menyumbangkan prestasi, dianggapnya suatu keberhasilan yang patut dihargai. Meski demikian Jhon –sapaan akrab- Sujanarso juga tidak menyangkal dengan kekurangan yang ada. Ia berharap pengurus ke depan bisa membenahi kekurangan yang tampak di pengurus sebelumnya. (raj)

PBVSI Gelar Muscab

Cari Pengganti Udin

RADAR TARAKAN–Empat tahun menjabat Ketua Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Tarakan, Udin Hianggio dan jajarannya dinilai sukses mengangkat prestasi cabang olahraga bola tampar di kota ini lebih maju. Frekuensi pertandingan yang padat ditambah pembinaan pemain muda yang berjalan, menjadi salah satu bukti keberhasilan pengurus PBVSI Tarakan periode 2005-2009.

Sukses tersebut diharapkan insan bola voli Tarakan, tidak hanya terjadi pada kepemimpinan mantan Ketua DPRD Tarakan saja, tapi juga penggantinya. Lalu siapa yang pantas menggantikan Udin Hianggio? Semua akan ditentukan hari ini (16/5) lewat Musyawarah Cabang (Muscab) PBVSI Tarakan yang berlangsung di Swissbell Hotel.

Sejauh ini sudah ada tiga calon yang siap memanaskan bursa ketua umum periode mendatang. Mereka adalah Ketua Harian PBVSI saat ini Suherliana, pembina klub Pemkot, Imbaya, Maryam dan pemerhati olahraga yang juga mantan atlet bola voli Tarakan, Muhammad Syukur. Siapa yang terpilih?

“Semua tergantung peserta muskot nanti. 44 suara akan menentukan figur ketua umum ke depan, 42 suara dari perwakilan klub, ditambah perwakilan pengurus provinsi dan pengurus lama,” ujar Sujanarso, Sekretaris PBVSI Tarakan.

Menurut Sujanarso, tidak menutup kemungkinan jumlah figur akan bertambah. Pasalnya, tidak ada pendaftaran resmi yang ditentukan PBVSI Tarakan terkait pencalonan ketua umum. “Semua bisa saja berkembang dalam sidang nanti. Kan ada pembahasan tahapan-tahapannya,” tambah Jhon –sapaan kecil Sujanarso.

Ia berharap, peserta muscab benar-benar menggunakan hak pilihnya dengan baik untuk memilih figur yang tepat. Sebab, tantangan PBVSI ke depan bakal lebih berat. Menurut Jhon, dibutuhkan sosok yang benar-benar bisa membawa PBVSI Tarakan lebih baik, dengan didukung kemampuannya.

Sementara itu, meski Jamaluddin sudah menyatakan dukungannya secara terang-terangan kepada salah satu kandidat, namun masih ada klub yang menginginkannya maju dalam bursa ketua umum PBVSI. Sebelumnya Jamaluddin adalah salah satu pengurus merangkap pelatih tim putri Toper. Ia juga saat ini duduk dalam kepengurusan PBVSI Tarakan sebagai bendahara.

Manajemen klub AMM (angkatan muda Muhammadiyah), sangat mengingkan Jamal –sapaan akrab Jamaluddin- memimpin induk cabang bola tampar di kota ini. “Figur seperti Haji Jamal tepat untuk memimpin PBVSI. Cukup banyak bukti yang sudah ia tunjukkan. Paling utama dia adalah mantan atlet. Bahkan keluarganya bisa dibilang keluarga bola voli,” kata Ibrahim, salah satu manajemen AMM.

“Haji Jamal juga punya klub dan memiliki pengalaman mengurus organisasi PBVSI. Ia pun bisa mencarikan dana untuk kegiatan-kegiatan PBVSI. Jadi tidak ada alasan untuk tidak mencalonkan dia maju dalam bursa nanti, dan kami siap mendukungnya,” ungkap Ibrahim. (raj)

Pemain Nasional Tampil

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id

Kejuaraan Voli Samarinda Open

SAMARINDA – Turnamen Bola Voli Samarinda Open 4-8 Maret mendatang di GOR Segiri Samarinda dipastikan meriah. Sebab beberapa klub di daerah selain memastikan hadir, juga akan menyertakan pemain nasional untuk mendongkrak prestasi mereka. Continue reading

Pemain Wajib Bawa KTP Asli

Kompetisi Bola Voli Divisi Utama PBVSI 2009
BALIKPAPAN – Kompetisi elite bola voli Divisi Utama bertajuk Wali Kota Cup 2009 garapan Pengcab PBVSI Balikpapan mulai diputar 20 Februari mendatang. Karena itu, 8 tim putra dan 8 tim putri baik yang bertahan maupun promosi segera melengkapi administrasinya. Continue reading

Final Voli Divisi Satu Sore Ini

Putri Beruang Madu vs Borneo, Putra PLN vs Total

BALIKPAPAN – Tim voli putri pecahan Junior Balikpapan yang bermaterikan pemain muda berstatus pelajar, Beruang Madu dan Borneo akan mengeluarkan segenap tenaganya untuk mewujudkan ambisinya meraih gelar juara dalam final Kompetisi Bola Voli Divisi Satu PBVSI Balikpapan bertitel Wawali Cup 2009 di lapangan LPM Prapatan, Jumat (23/1) sore ini. Continue reading

Putri V&W Promosi ke Divisi Utama

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=11843

BALIKPAPAN – Tim bola voli putri V&W memenuhi ambisinya merebut salah satu tiket promosi ke Divisi Utama (Wali Kota Cup). Ini setelah tim yang ditangani Dadang itu keluar sebagai pemenang ketiga Kompetisi Bola Voli Divisi Satu PBVSI Balikpapan bertitel Wawali Cup 2009. Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.298 pengikut lainnya.