Pejudo Kaltim Ukir Sejarah

Suriadi Rebut Perunggu di Kejuaraan Dunia

SAMARINDA POS - Prestasi para pejudo Kaltim beberapa tahun terakhir terus meningkat. Hal tersebut dapat dilihat dari torehan hasil yang diraih dalam beberapa ajang nasional maupun internasional.Adalah Suriadi, pejudo asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang berhasil menorehkan sejarah baru dengan merebut medali perunggu dari kejuaraan judo dunia yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, 3-8 Juni lalu.

Suriadi yang tampil di kelas 57 kg Asian Judo Sambo Championship tersebut tampil sebagai juara ketiga, kalah di semifinal dari pejudo tuan rumah. Seandainya siku lengan kanannya tidak lepas, bukan tak mungkin Suriadi bisa membawa pulang medali perak bahkan perunggu.

Prestasi Suriadi ini jelas membuat Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim bangga, sebab Suriadi mampu mengikuti rekan-rekannya yang terlebih dahulu meraih prestasi gemilang.

Ketua Pengprov PJSI Kaltim, H Achmad Husry kepada Sapos kemarin mengatakan, sebelum Suriadi dua pejudo Kaltim yaitu Indah Setiawati dan Meilya Kubus membuat sejarah bagi judo Kaltim.

Indah Setiawati merebut medali emas 2007 silam pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Kemudian Meilya Kubus meraih emas di PON XVII/2008.

“Terus terang apa yang diraih Suriadi membuat kami sangat bangga. Sebab belum satu periode kami di PJSI Kaltim, beberapa prestasi besar sudah diperlihatkan. Jadi wajar kalau kami bangga dengan hasil ini,” kata Husry.

Menariknya tiga pejudo berprestasi bagi Kaltim tersebut semuanya berasal dari Kukar.

“Kukar jadi daerah potensial melahirkan atlet berprestasi karena semua atlet yang sekarang ini jadi andalan Kaltim berasal dari Kukar,” jelas Husry.

Selain Indah, Meilya dan Suriadi, atlet judo lainnya adalah Ridwan Krisbianto, Tenny Anggraeni, Fitriyani, Arulian dan Eko H yang hebatnya selain mereka berasal dari Kukar juga menghuni Pelatnas SEA Games XXV/2009.

Husry berterima kasih kepada PJSI Kukar karena sudah berhasil membina atlet sampai akhirnya berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. “Mudah-mudahan prestasi ini bisa diikuti daerah lain yang dinaungi PJSI Kaltim. Paling tidak sekarang Kukar jadi barometer judo di Kaltim bahkan di tingkat nasional,” paparnya.

Keberhasilan Suriadi menurut Husry juga membuktikan kalau pembinaan atlet judo tidak terputus dan link-nya tidak jauh. “Kami berharap setelah Suriadi muncul lagi atlet-atlet berprestasi lainnya yang bisa mengangkat nama daerah di even nasional bahkan internasional,” harap Husry. (upi)

Janji Emas Kresna Bayu

Kompas.com – Pejudo senior Kresna Bayu berjanji akan mempersembahkan medali emas bagi Indonesia pada akhir karirnya dalam ajang SEA Games XXV di Laos Desember 2009 mendatang.

“Saya berjanji akan mempersembahkan emas pada penampilan  terakhir,” kata Kresna Bayu di sela-sela acara “Rekapitulasi Proyeksi Medali SEA Games 2009″ di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Rabu.

Atlet judo asal Semarang Jawa Tengah tersebut menuturkan, ajang SEA Games 2009 merupakan arena kompetisi terakhir yang akan diikutinya karena dirinya akan mengundurkan diri sebagai atlet.

Kresna Bayu yang juga anak dari pelatih judo Amin Pambudi tersebut, merasa sudah cukup malang melintang menggeluti cabang olahraga kontak fisik tersebut selama lebih dari 21 tahun, sehingga dirinya berniat untuk mundur.

Selama kurun waktu 21 tahun tersebut, Bayu yang bertanding pada kelas -100 kilogram dan kelas bebas, berhasil menunjukkan prestasi terbaiknya dengan meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIII/1993 di Jakarta, PON XVI/1996 di Semarang (dua emas), PON XV/2000 di Bandung (dua emas), PON XVI/2004 di Palembang (dua emas) dan PON XVII/2008 di Kalimantan Timur (dua emas).

Selain di tingkat nasional, ia juga mengharumkan nama Indonesia pada ajang kompetisi pada tingkat internasional seperti peringkat tujuh pada kejuaraan Asia 2000 di Jepang, meraih emas SEA Games 2001 di Kuala Lumpur, juara III kejuaraan Judo Asia 2004 di Kazakhstan dan juara III Kejuaraan Judo Asia 2006 di Makau.

Sebelum turun di SEA Games 2009, Bayu mengikuti pemusatan Program Atlet Andalan Lanjutan (PAAL) sejak November 2008 lalu, bersama sekitar 240 atlet lain yang berasal dari 23 cabang olahraga.

“Saya yakin akan dapat emas karena mengikuti sistem pembinaan PAAL,” kata Bayu yang akan ikut uji coba bersama Johanes Taslim (81 kilogram) dan Jimmy Anggoro (73 kilogram) pada Asian Martial Art Games (AMAG) di Bangkok, Thailand, 6 hingga 17 Juni 2009.

Setelah mengundurkan diri dari atlet,  pria kelahiran 24 Desember 1974 tersebut berencana akan menjadi pelatih judo pada PAAL, pembinaan atlet elit yang diprakarsai oleh Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga, Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI)/Komite Olahraga Internasional (KOI) dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Sementara itu, Ketua PAAL, Achmad Sutjipto mengungkapkan hingga saat ini, Indonesia belum memiliki penggantinya Kresna Bayu pada cabang olahraga judo untuk kelas bebas (+100 kilogram) dan kelas (-100 kilogram) sehingga pihaknya kesulitan untuk melakukan kaderisasi. “Hingga saat ini belum ada atlet judo nasional yang bisa mengalahkan Kresna,” kata Sutjipto.

Sutjipto berharap melalui pembinaan PAL bisa memunculkan atlet berbakat pada sejumlah cabang olahraga yang masih dihuni atlet senior yang akan pensiun.

Pejudo Kaltim ke Uzbekistan

KALTIM POST – Prestasi atlet-atlet judo Kaltim kian mengkilap. Ini dibuktikan dengan dipanggilnya satu pejudo Benua Etam oleh Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga lewat surat yang dikirimkan pada 31 April lalu kepada Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (Pengprov PJSI) Kaltim. Pejudo Kaltim tersebut dipilih bersama dua pejudo dari Banten dan Riau mewakili Indonesia untuk mengikuti Kejuaraan Judo Sambo Asia yang akan berlangsung 1-6 Juni di Tashkent, Uzbekistan.

Indonesia dalam kejuaraan ini hanya mengirimkan tiga atlet yang dipilih berdasarkan seleksi yang sangat ketat. Ketiga atlet tersebut telah melalui seleksi fisikal dan motorik fitnes serta performance teknik yang dilakukan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Atlet yang berprestasi tersebut adalah Suryadi, pejudo yang tampil di kelas 60 kg nomor sport sambo. Suryadi terpilih bersama Adrian Maulana (81 kg/sport sambo/Banten) dan Kato (73 kg/combat/Riau).

Ketua Umum PJSI Kaltim H Achmad Husry kepada harian ini menyatakan, rasa bangga sekaligus apresiasi atas terpilihnya pejudo Kaltim tersebut yang akan membela merah putih di Tashkent. “Ini adalah kesempatan emas dan buah dari ketekunan serta kedisiplinan Suryadi sehingga layak kalau dia terpilih. PJSI Kaltim memohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Kaltim agar Suryadi dan atlet lainnya dapat mengharumkan nama Indonesia dengan mempersembahkan prestasi terbaik,” harap Husry.

Suryadi sudah berangkat ke Jakarta sejak kemarin, bergabung dengan anggota tim lainnya disana. Selanjutnya tim judo Indonesia bertolak ke Tashkent Jumat (29/5)besok melalui Korea Selatan, dipimpin Staf Ahli Kemenegpora Djohar Arifin Husin. (alv)

Sarasehan Judo Kaltim Berlangsung Meriah

Sumber : http://www.sapos.co.id

“Tak Ada Lagi Saling Menyalahkan”

SAMARINDA. Sarasehan dan silaturahmi antara atlet judo Kaltim dengan jajaran Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim, serta jajaran Pengurus Besar (PB) PJSI termasuk Ketua Umum PB PJSI George Toisutta di Jl Teluk Batu, Kelurahan Bayur, Sempaja kemarin pagi hingga siang berlangsung menarik. Continue reading

PJSI Kaltim Beri Dana Prestasi

Sumber : http://www.sapos.co.id

PERHATIAN Pengprov PJSI Kaltim kepada atletnya bisa dikatakan luar biasa. Bagaimana tidak, untuk atlet peraih medali emas di kejurnas mendapatkan dana prestasi (DP) dari pengprov, selama atlet bersangkutan masih bertitel juara. Continue reading

Judo Targetkan Empat Emas di Sea Games

Sumber : http://www.tempointeraktif.com

TEMPO Interaktif, Samarinda: Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Letnan Jenderal George Toisutta mengatakan judo Indonesia mentargetkan empat medali emas dalam kejuaraan Sea Games, Desember mendatang. Continue reading

PJSI Kaltim Undang George Toisutta

Sumber : http://www.sapos.co.id

Acara Sarasehan di Teluk Batu Sempaja
SAMARINDA. Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kaltim benar-benar merasakan puncak prestasi tahun lalu. Keberhasilan pejudo Kaltim meraih prestasi tinggi di tingkat nasional sepanjang 2008, dimana puncaknya terjadi di PON XVII/2008 dengan torehan 2 medali emas, membuat PJSI Kaltim ingin prestasi tersebut terus berlanjut. Continue reading

Nyaris Juara Umum

Sumber : http://www.kaltimpost.web.id, 8 Februari 2009

Judo Kaltim Sukses Hasil Kerja Keras Pelatih

TENGGARONG – Kalau saja Ridwan Krisbianto, pejudo Kaltim yang turun di nomor 100 kg plus berhasil meraih medali emas pada Kejurnas Judo Senior dan Junior Kartika Cup II yang berlangsung di Cilodong, Jawa Barat, Benua Etam dipastikan tampil sebagai juara umum kelas senior. Continue reading

Tiga Emas Jadi Incaran

Sumber : http://www.kaltimpost.co.id, 30 Januari 2009

Kemarin, Judo Kaltim Berangkat ke Kejurnas Kartika Cup di Jabar

SAMARINDA – Sebanyak 27 atlet putra dan putri judo Kaltim kemarin secara resmi diberangkatkan ke Cilodong, Jawa Barat. Mereka  membawa nama Benua Etam tampil di kejuaraan nasional (Kejurnas) Judo Kartika Cup II yang berlangsung 30 Januari sampai 1 Februari nanti. Continue reading

Target Rebut Tiga Emas

Sumber : http://www.sapos.co.id, 30 Januari 2009

Kemarin Pejudo Kaltim Bertolak ke Cilodong

SAMARINDA. Sebanyak 32 pejudo Kaltim kemarin pagi secara resmi dilepas mengikuti Kejurnas Judo Senior-Junior, yang berlangsung di Cilodong, Jawa Barat 30 Januari hingga 1 Februari mendatang. Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.298 pengikut lainnya.